Resep: Roti Bakso Lada Hitam yang Yummy

Roti Bakso Lada Hitam.

Roti Bakso Lada Hitam Bunda dapat memasak Roti Bakso Lada Hitam menggunakan 26 bumbu dan dalam 12 tahapan. Begini cara mengolah santapannya.

Bahan-bahan Yang Dibutuhkan Untuk Roti Bakso Lada Hitam

  1. Bunda dapat dari Isi.
  2. Bunda dapat 2 sdm dari minyak goreng, untuk menumis.
  3. Bunda dapat 2 siung dari bawang putih, cincang.
  4. Bunda dapat 50 g dari bawang bombai, cincang.
  5. Ini 15 buah dari bakso sapi, iris dadu kecil.
  6. Siapkan 1 batang dari daun bawang, iris halus.
  7. Bunda dapat dari Saus: aduk jadi satu sampai gula larut.
  8. Bunda dapat 1 bungkus dari saus lada hitam siap pakai (saya pakai saori).
  9. Ini 1 sdt dari kecap manis.
  10. Siapkan 1 sdt dari saus tomat.
  11. Ini 1/2 sdt dari gula pasir.
  12. Ini 50 ml dari air.
  13. Bunda dapat dari Roti.
  14. Ini 250 g dari tepung terigu protein tinggi (cakra).
  15. Siapkan 50 g dari tepung terigu protein sedang/serbaguna (segitiga).
  16. Ini 4 g dari ragi (1 sdt) ragi instan (saft instan/fermipan).
  17. Bunda dapat 1/4 sdt dari bread improver (bakers bonus), jika ada.
  18. Siapkan 60 g dari gula pasir.
  19. Siapkan 1 dari kuning telur.
  20. Ini 150 ml dari susu cair dingin.
  21. Bunda dapat 50 g dari mentega/margarin.
  22. Siapkan 1/2 sdt dari garam.
  23. Bunda dapat dari Olesan dan taburan.
  24. Siapkan 1 dari kuning telur, campur dengan.
  25. Siapkan 1 sdm dari susu cair.
  26. Bunda dapat dari Wijen putih, untuk taburan.

Langkah-langkah Untuk Roti Bakso Lada Hitam

  1. Isi: Timbang dan siapkan bahan-bahan sesuai resep. Panaskan minyak goreng dalam wajan di atas api sedang. Tumis bawang putih dan bawang bombai hingga harum dan matang. Masukkan irisan bakso, aduk rata. Tambahkan campuran saus, aduk hingga tercampu rata n bakso matang. Cicipi rasa, sesuaikan dengan selera. Masukkan irisan daun bawang, aduk rata. Angkat dari atas kompor, pindahkan ke wadah saji, biarkan hingga dingin..
  2. Roti: Timbang dan ukur bahan-bahan sesuai resep. Olesi loyang dengan margarin. Taruh tepung terigu, ragi, bread improver dan gula dalam mangkuk. Aduk rata..
  3. Tambahkan kuning telur dan susu sedikit demi sedikit sambil di uleni hingga adonan setengah kalis. Jumlah susu bisa di kurangi atau di tambah menyesuaikan dengan kelembapan tepung..
  4. Masukkan mentega/margarin dan garam. Uleni hingga adonan kalis (tidak melekat di tangan, tidak mudah robek ketika dibentangkan dan membentuk bayangan tipis)..
  5. Bulatkan adonan dan biarkan mengembang 2 kali semula (proofing 1, sekitar 20 – 30 menit, tergantung kualitas ragi dan cuaca. Cuaca yang dingin membutuhkan waktu lebih lama dibanding cuaca sedang panas)..
  6. Kempiskan adonan dengan cara di tinju bagian tengahnya, untuk membuang sisa udara dalam adonan. Potong dan timbang adonan sesuai kebutuhan (saya 1 adonan @ 25 g). Bulatkan adonan, letakkan secara berurut mulai dari potongan pertama sampai potongan terakhir. Istirahatkan adonan sekitar 10 menit (proofing 2)..
  7. Ambil adonan di urutan pertama, pipihkan. Tipiskan bagian pinggirnya. Taruh 1 sdt isi di tengahnya. Rapatkan adonan agar isi tertutup, cubit-cubit adonan agar tidak terbuka. Taruh adonan di loyang, bagian cubitan di bawah. Tekan sedikit agar agak pipih..
  8. Taruh adonan di loyang. Lakukan hal yang sama hingga adonan dan isi habis. Ketika meletakkan di loyang, beri jarak sekitar 1- 2 cm agar adonan tidak melekat satu sama lain ketika mengembang dan ketika di panggang..
  9. Olesi permukaan adonan dengan bahan olesan. Taburi permukaanya dengan wijen. Diamkan adonan hingga mengembang maksimal (sekitar 45 menit)..
  10. Nyalakan oven pada suhu 180°C. Panggang adonan di rak bawah selama 10 menit, setelah 10 menit, pindahkan ke rak atas, panggang hingga permukaannya kuning kecokelatan. Waktu memanggang sesuaikan oven masing-masing. Agar bagian bawah tidak cepat/terlalu coklat, alasi bagian bawah rak oven dengan loyang yang tipis (loyang kue kering)..
  11. Keluarkan roti dari oven, olesi permukaanya dengan margarin/mentega. Taruh di rak kawat hingga dingin..
  12. SOP menyimpan roti: Setelah roti benar-benar dingin, bungkus roti dengan plastik agar roti tetap lembut (tidak cepat kering). Atau simpan dalam wadah kedap udara. Jika disimpan dengan baik, di suhu ruang, roti tahan sekitar 3 hari, di chiller/lemari es tahan sekitar 1 minggu, di frezzer tahan sekitar 1 bulan. Untuk "melelehkan roti dari frezzer, taruh roti di suhu ruang, setelah beberapa jam, roti akan lunak dengan sendirinya..
Baca :  Resep: Roti Bakso Ayam yang luar biasa

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *