Resep: Nasi goreng tek-tek yang luar biasa

Nasi goreng tek-tek. Disini gua bakal medokumentasikan kehidupan sehari-hari gua. Gua usahakan untuk upload serutin mungkin. Berbeda dengan nasi goreng oriental yang berwarna terang, nasi goreng khas Jawa berciri khas warna sangat gelap.

Nasi goreng di depan RS Salak, Bogor, Jawa Barat. Pengalaman memasak di Istana Bogor menurut Kopral adalah pengalaman tak terlupakan. Penasaran nggak kenapa resep Nasi Goreng Tek Tek bisa enak banget? Bunda dapat menyiapkan Nasi goreng tek-tek menggunakan 15 bumbu dan dalam 4 tahapan. Begini cara mamasak santapannya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan Nasi goreng tek-tek

  1. Bunda dapat 750 g of nasi dingin.
  2. Ini 3 lembar of kol, iris halus.
  3. Siapkan 3 butir of telur.
  4. Ini Secukupnya of ayam suwir.
  5. Siapkan 1 sachet of kecap bango.
  6. Siapkan 3 sdm of minyak untuk menumis.
  7. Ini of # Bumbu Halus ::.
  8. Ini 6 buah of cabe merah.
  9. Bunda dapat 15 buah of cabe rawit.
  10. Bunda dapat 3 siung of bawang putih.
  11. Bunda dapat 6 butir of bawang merah.
  12. Siapkan 3 butir of kemiri sangrai.
  13. Ini 1/2 sdt of merica bubuk.
  14. Siapkan 1 1/2 sdt of ebi sangrai.
  15. Bunda dapat 1 1/2 sdt of garam.

Usut punya usut, katanya mereka pakai kemiri dibumbu ulekannya lo! Mie tek-tek atau mie dok-dok biasanya dijajakan pada malam hari oleh pedagang yang berkeliling. Dengan menggunakan wajan penggorengan yang Campuran dalam mie tek-tek goreng ini sangat mudah dan fleksibel untuk dimodifikasi sehinga sangat mungkin disesuaikan dengan selera anda. Namanya nasi goreng tek-tek yah di pinggir jalan.

Langkah-langkah Nasi goreng tek-tek

  1. Tumis bumbu halus hingga harum, sisihkan di pinggir wajan..
  2. Masukkan telur, orak-arik. Kemudian masukkan kol, tumis hingga layu..
  3. Masukkan ayam suwir, nasi, dan kecap. Aduk rata. Masak hingga matang..
  4. Angkat dan sajikan ~.

Di tempat doi banyak banget nyamuknya, so jangan lupa pake obat anti nyamuk atow pake celana panjang aja langsung dah. Mie goreng tek-tek, ah siapa sih yang tidak menyukainya? Mulai dari kanak-kanak hingga mereka yang telah lanjut usia. Teksturnya lembut, rasanya manis gurih dan tersedia dimana-mana. Selama masih ada gerobak si abang yang nongkrong di tepian jalan maka kapanpun dan dimanapun kita bisa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *